Kerangka Naskah Menjadi Pembawa Acara (MC)

Teks kerangka untuk menjadi pembawa acara atau master of ceremony yang disingkat menjadi MC. Meski bertindak sebagai pembawa acara bukanlah sesuatu yang membingungkan, namun bagi yang sebelumnya belum pernah melakukannya kemudian diberi kepercayaan oleh rekan, kerabat, atau pihak sekolahan untuk menjadi MC bisa jadi yang bersangkutan merasa canggung dan kurang mengerti secara pasti apa yang akan dibacakannya dan bagaimana mengumumkan susunan acara pada majlis tersebut.

Untuk menjadi pembawa acara anda tidak perlu bingung. Pekerjaan seorang MC itu sangat sederhana sekali. Anda cukup meminta kepada yang bersangkutan apa saja acara/kegiatan yang akan dilangsungkan.


Bergantung pada majlis atau kegiatan apa anda ditunjuk sebagai MC. Apakah anda akan menjadi pembawa acara disebuah acara pernikahan, kegiatan yayasan pendidikan, atau bentuk kegiatan yang lainnya. Berikut contoh susunan agenda yang akan anda bacakan bertindak sebagai seorang pembawa acara. Dalam hal ini kegiatan yang akan dilangsungkan adalah perpisahan sekolah.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puja dan puji syukur kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan segenap rahmat-Nya kepada kita semua sehingga pada momen yang berbahagia ini kita masih diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama berkaitan dengan acara perpisahan sekolah ……………………………

Sholawat serta salam muda-mudahan tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad S.A.W yang telah memberikan kepada kita semua bimbingan menuju jalan yang diridhoi.

Yang saya hormati,

Yth. Kepala sekolah …………………….

Yth. Bapak/Ibu wali kelas ………………..

Yth. Segenap jajaran dewan guru, Bapak-bapak, Ibu-ibu para undangan yang kamu muliakan.

Para hadirin sekalian yang saya hormati,

Saya berdiri dihadapan Bapak/Ibu sekalian selaku pembawa acara, pada kesempatan yang penuh damai ini saya akan membacakan beberapa agenda pada malam hari ini. Adapun susunan acara pada malam hari ini adalah sebagai berikut

- Pembukaan
- Pembacaaan Ayat suci Al-Qur’an
- Sambutan-sambutan
- Prosesi pelepasan
- Pentas seni
- Penutupan

Hadirin sekalian yang saya muliakan, demi menghemat waktu dan memohon do’a agar acara pada malam hari ini bisa berjalan dengan lancar marilah kita buka acara ini dengan bacaan Basmallah bersama.

Selanjutnya anda tinggal membacakan satu per satu acara sesuai dengan susuanan yang ada sampai penutupan.

Artikel contoh surat yang mungkin sedang anda perlukan; contoh surat permohonan beasiswa, contoh surat mutasi dan contoh surat pembatalan

Contoh Laporan Keuangan dan Pengajuan Dana Operasional Perusahaan

Membuat laporan administrasi keuangan atau estimasi dana biasanya adalah tugas seorang administrator atau akuntan. Perusahaan membebankan tugas untuk membuat pembukuan laporan keuangan guna mengetahui alokasi uang yang dikucurkan oleh perusahaan.

Jumlah dana sekian digunakan untuk keperluan apa saja, dan dana berjumlah sekian diminta untuk dialokasikan untuk kepentingan apa. Meski administrator atau akuntan diberikan kepercayaan oleh perusahaan untuk mengolah dana perusahaan, namun laporan dan pengajuan harus dibuat setransparan mungkin agar dapat disetujui oleh pihak bersangkutan (manager, direktur atau kepala bagian keuangan perusahaan).

Bagaimanakah format laporan keuangan? Tergantung skala perusahaan dan jenis laporan yang akan dibuat. Format laporan keuangan atau pengajuan dana untuk operasional perusahaan memiliki beberapa type. Jika anda bekerja diperusahaan yang berskala kecil maka bentuk laporan keuangan/pengajuan dana yang harus anda buat tidaklah serumit diperusahaan besar.

Berikut contoh format laporan keuangan/pengajuan dana operasional perusahaan dalam bentuk yang sederhana.

Kop perusahaan Anda
__________________________________________________

LAPORAN KEUANGAN BULANAN
No. 128/DA/LK-PD/III/2015

Kepada Yth,
Kabag Keuangan PT. DARIAL AGUNG
up. Bapak Lafiyanto Djohan
Di-Samarinda


Dengan hormat, 
Bersama ini kami sampaikan laporan keuangan alokasi dana per Februari 2015 dan pengajuan dana per Maret 2015. 


Total  alokasi dana untuk operasional perusahaan per Februari 2015 adalah sebagai berikut:

No.
Nama Barang
Jumlah
Rp
1
Perlengkapan safety
25
1250000

Sabuk pengaman
25
1250000

Sepatu boot
25
1250000

Kaca mata
25
1250000

Baju kulit
25
1250000
2
Gaji karyawan
30
36000000
3
Lain-lain

1000000

TOTAL

43250000

Permohonan dana untuk operasional perusahaan per Maret 2015 adalah sebagai berikut:

No.
Nama Barang
Jumlah
Rp
1
Pembayaran listrik
1
1000000
2
Biaya sewa gedung
1
4000000
3
Perlengkapan perangkat kerja



Komputer
2
9000000

Laptop
1
6000000
4
Gaji karyawan
30
36000000
5
Lain-lain

1000000

TOTAL

75000000

Demikian laporan keuangan dan permohonan dana operasional perusahaan ini dibuat. Atas perhatiannya disampaikan terimakasih.

Samarinda, 28 Februari 2015
Dibuat oleh,                      Mengetahui,


Yoga Pratama                 Johan Rendayana  
Akuntan                           Manager

Demikianlah contoh laporan keuangan perusahaan beserta detail pengajuan dana operasional perusahaan, semoga berguna bagi Anda.

Contoh Surat Berita Acara Serah-Terima

Surat Berita Acara Serah-Terima merupakan sebuah bentuk dokumen surat yang berfungsi untuk dijadikan sebagai bahan hukum bahwa telah dilakukan serah-terima barang. Surat tersebut akan memberikan kekuatan hukum yang kuat kepada Anda apabila disuatu haru terdapat perselisihan, misalkan Anda dianggap belum melakukan serah-terima barang.

Membuat Surat Berita Acara Serah-Terima Barang sebenarnya cukup mudah, namun tentunya Anda masih membutuhkan referensi jika notabene Anda belum pernah mengenal atau membuatnya. Nah, melalui artikel ini saya akan share contoh Surat Berita Acara Serah-Terima Barang yang bagus guna memberikan materi bimbingan kepada Anda.

Baiklah, bagi Anda yang membutuhkan referensi penulisan Surat Berita Acara Serah Terima Barang, silakan pelajarin contohnya dibawah ini.

Berita Acara Serah Terima Barang ini dibuat di ___________ pada hari ini, __________ tanggal __ ____________ _____  oleh dan diantara:
Nama : _______________.
Tempat/Tanggal Lahir : _______________.
Alamat : _______________.
No. KTP : _______________.
Selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA”
Nama : _______________.
Tempat/Tanggal Lahir : _______________.
Alamat : _______________.
No. KTP : _______________.
Selanjutnya disebut sebagai “PIHAK KEDUA”
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut sebagai “Kedua Belah Pihak”. Kedua Belah Pihak dengan ini menerangkan hal-hal sebagai berikut:
  • Bahwa, PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah mengadakan suatu hubungan kerja sama jual beli barang berdasarkan Perjanjian ______________ Nomor ___________ tanggal ______________ (“Perjanjian”);
  • Bahwa, Perjanjian tersebut telah menempatkan PIHAK PERTAMA sebagai “Penjual” dan PIHAK KEDUA sebagai “Pembeli”;
  • Bahwa, Perjanjian tersebut telah mewajibkan PIHAK PERTAMA sebagai Penjual untuk menyerahkan kepada PIHAK KEDUA sebagai Pembeli, sebuah Barang berupa _________________ dengan spesifikasi sebagai berikut:
Merek : ______________;
Jenis : ______________;
Tipe : _______________;
Nomor : _______________;
Jumlah : ______________;
  • Bahwa, PIHAK PERTAMA dengan ini menyerahkan Barang kepada PIHAK KEDUA sebagaimana PIHAK KEDUA dengan ini menerima Barang tersebut dari PIHAK PERTAMA;
  • Bahwa, dengan telah dilakukannya serah terima Barang tersebut sebagaimana dimaksud Butir (4), maka dengan demikian kewajiban PIHAK PERTAMA sebagai Penjual untuk menyerahkan Barang kepada PIHAK KEDUA dan hak PIHAK KEDUA sebagai Pembeli untuk menerima Barang tersebut dari PIHAK PERTAMA berdasarkan Perjanjian telah dilaksanakan;
  • Bahwa, Berita Acara ini merupakan bagian dari pelaksanaan Perjanjian dan sekaligus sebagai Tanda Terima Barang diantara Para Pihak, sehingga oleh karenanya merupakan suatu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian.
Demikian Berita Acara ini dibuat atas persetujuan kedua belah pihak tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.
Kedua Belah Pihak,
PIHAK PERTAMA                PIHAK KEDUA


________________________________________________

Demikian contoh Surat Berita Acara Serah-Terima Barang yang dapat saya share dengan sahabat pembaca pada kesempatan kal ini, semoga bermanfaat.

Contoh Biodata Diri (Daftar Riwayat Hidup)

Berkas daftar riwayat hidup bersifat sangat penting dan mutlak dibutuhkan untuk melengkapi surat lamaran (lamaran kerja). Pada postingan sebelumnya kita sudah berbagi contoh format curriculum vitae bahasa Inggris. Artikel ini kita akan membahas bagaimana cara menulis daftar riwayat hidup/biodata personal dalam bahasa Indonesia.

Penulisan biodata personal (biodata diri) dalam bahasa Indonesia tidak berbeda jauh dengan penulisan biodata diri dalam bahasa Inggris. Informasi yang tertuang dalam biodata diri tidak lain adalah berupa identitas anda, data keluarga, jenjang pendidikan, pengalaman kerja dan personaliti anda.



DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI

Nama : SURYA ALI
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat/Tgl. Lahir : Surabaya, 25 Maret 1988
Kewarganegaraan: Indonesia
Status Pernikahan: Belum menikah
Tinggi/Berat Badan: 170 cm / 67 kg
Agama : Islam
Alamat asal : Jalan Raden Pangestu, 12/78 Surabaya
Domisili Sekrang : Jalan Kalitengah 11/25 Tangerang
No. H/p : 087 000 000 000
E-mail : surya_ali@gmail.com


JENJANG PENDIDIKAN

1987 – 1993 : Sekolah Dasar 07 Surabaya
1993 – 1996 : Sekolah Menengah Pertama/  SMP 05 Surabaya
1996 – 1999 : Sekolah Menengah Akhir / SMA 08 Surabaya
2000 – 2005 : Universitas Airlangga Surabaya (Fakultas Sastra Pendidikan)


PELATIHAN KERJA / KURSUS
1999 : Operational Computer (1 bulan)
2000 : Grammatical Bahasa Inggris (3 bulan)

KUALIFIKASI

Bahasa : Sastra Indonesia, Bahasa Inggris
Komputer
Internet
Programming
Design
Administrasi


PENGALAMAN KERJA

Juli 2008 – Maret 2009 sebagai staff administrasi di PT. SURYA CEMPAKA
Jalan Nagel Jaya Nomor 77/89 Surabaya
Telp. (021) 111 111 
Fax :  (021) 111 111 
Alasan berhenti : Resign

April 2009- Januari 2011 sebagai staff entri data di CV. DUTA IT SOLUTIONS
Jalan Perdana Indah Nomor 11/77 Tangerang
Telp. (021) …. …. ….
Fax :  (021) …. …. ….
Alasan berhenti : Resign


Tangerang, ..................


SURYA ALI

Contoh Surat Rekomendasi Yang Bagus

Sebelumnya saya akan coba memberikan sedikit gambaran tentang definisi surat rekomendasi, adalah sebuah surat yang isinya berupa sebuah rekomendasi atau rujukan kepada pemegang surat dari institusi tertentu atau perorangan mengenai nilai tambah dalam sesuatu hal.

Penggunaan surat rekomendasi cukup beragam sesuai dengan kebutuhannya, contohtohnya seperti surat rekomendasi kerja (surat pengalaman kerja), surat rekomendasi studi pascasarjana, dsb.

Untuk membuat surat rekomendasi, terdapat sejumlah hal yang perlu di perhatikan, diantaranya :

1. Posisi pemberi rekomendasi
3. Kualifikasi atau kelebihan-kelebihan yang diberikan rekomendasi
4. Maksud dan tujuan dari dikeluarkannya surat rekomendasi, dll.

Buat Anda yang sedang mencari referensi contoh surat rekomendasi, berikut contoh salah satu jenis surat rekomendasi, yaitu surat rekomendasi kerja atau surat referensi kerja.

CONTOH SURAT REFERENSI KERJA


PT. DWI BHAKTI KUSUMA
Jl. Jendral Sudirman No. 22 A Bandung
Telp: 022 - xxxx xxxx  Fax: 022- xxxx xxxx
=======================================================

SURAT REKOMENDASI KERJA
No: VII/SRK-DBK/III/2013


Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                               : Djohan Pratama
No. Induk Karyawan  : xxxx xxxx xxxx
Jabatan                            : Kepala Personalia

Dalam hal ini bertindak dan atas nama PT. DWI BHAKTI KUSUMA

Memberikan Rekomendasi kepada mantan karyawan kami:

Nama   : Joko Susilo
Alamat : Jl. Kuningan No. 11 B, Bandung

Kepada perusahaan manapun tempat yang bersangkutan akan bekerja. Surat Rekomendasi Kerja ini dikeluarkan berdasarkan kinerja, kualitas kerja, kedisiplinan, serta loyalitas Sdr.  Joko Susilo  selama 5 tahun bekerja di  PT. DWI BHAKTI KUSUMA dengan jabatan terakhir sebagai Koordinator Administrasi.

Dalam hal ini kami atas nama seluruh jajaran staff perusahaan sangat yakin bahwa Sdr.  Joko Susilo akan mamu memberikan sumbangsih yang sama kepada perusahaan manapun tempat Sdr.  Joko Susilo bekerja.

Demikian Surat Rekomendasi Kerja ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bandung, 28 Maret 2013
Hormat kami,
PT. DWI BHAKTI KUSUMA



Yogi Pratnanta               Djohan Pratama
Officer Staff                   HRD Manager

Contoh Surat Teguran (SP1)

Surat teguran dalam lingkup kerja juga dikenal dengan nama surat peringatan. Surat peringatan dibuat guna memberikan peringatan terhadap seorang karyawan yang dianggap bertindak diluar komitmennya sebagai karyawan. Contoh, bersikap indisipliner, melanggar tata tertib perusahaan dan lain sebagainya.

Setiap karyawan yang terbukti melakukan tindakan menyalahi aturan, baik itu sikap indisipliner, melangar tata tertib maupun aturan-aturan perusahaan lainnya biasanya terlebih dahulu akan diperingatkan secara lisan. Dan apabila yang bersangkutan tidak kunjung memperbaiki sikap atau terus melakukan bentuk pelanggaran, maka pihak perusahaan dapat memberikan teguran dalam bentuk tertulis yang disebut dengan surat peringatan (SP).

Surat peringatan sendiri terbagi menjadi beberapa bagian, ada SP 1, SP 2 dan SP 3 atau biasa disebut dengan surat peringatan terakhir. Tidak ada SP 4 karena jika SP 3 dilanggar, maka karyawan yang bermasalah akan dikeluarkan/pemutusan hubungan kerja.

Artikel berkaitan lainnya; contoh surat pengalaman kerja, contoh surat keberatan. Berikut format surat peringatan pertama


[Kop Perusahaan]
...........................................................................................

SURAT PERINGATAN PERTAMA (SP-1)
Nomor: III/SPI-PT.MC/VI/20016


Dibuat oleh perusahaan, dalam hal ini ditujukan kepada:

Nama : Deni Wahyudi
Jabatan : Operator produksi

Sehubungan dengan sikap indisipliner dan pelanggaran terhadap tata tertib perusahaan yang saudara lakukan, maka dengan ini perusahaan memberikan surat peringatan pertama dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Surat peringatan pertama berlaku untuk 1 (satu) bulan kedepan sejak diterbitkan.
  2. Apabila dalam kurun waktu 1 (satu) bulan kedepan sejak tanggal penerbitan surat peringatan pertama saudara tidak melakukan tindak pelanggaran yang menjadi dasar atas diterbitkannya surat peringatan pertama ini, maka surat peringatan pertama saudara dinyatakan sudah tidak berlaku.
  3. Jika dalam kurun waktu 1 (satu) bulan kedepan sejak surat peringatan pertama diterbitkan saudara didapati kembali melakukan tindakan pelanggaran, maka perusahaan akan memberikan surat peringatan ke-2 untuk saudara.
  4. Selama masa surat peringatan masih berlaku, atau belum melebihi 1 (satu) bulan setelah penerbitan saudara tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas perusahaan, berupa:


  • Kendaraan iventoris 
  • Computer/laptop


Demikian surat peringatan pertama ini dibuat agar dapat diperhatikan dan ditaati sebaik mungkin oleh yang bersangkutan.

Jakarta, 20 Juni 2016
PT. MURNI CAHYA
                                                                 Mengetahui, 



Dickey Chandra                                Yoga Pratama
Staff Administrasi                           Manager